Penyebab Rupiah Jadi Runner-Up Asia Saat Aksi Jual Melanda Pasar
Tim Riset Bloomberg Technoz
01 September 2025 09:21

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini. Sepertinya intervensi Bank Indonesia (BI) mampu meredakan gejolak mata uang Tanah Air.
Pada Senin (1/9/2025), US$ 1 setara dengan Rp 16.479 kala pembukaan pasar spot. Rupiah terapresiasi terbatas 0,07% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Namun sejurus kemudian, penguatan rupiah yang sudah tipis itu tambah tipis lagi. Pada pukul 09:02 WIB, US$ sama dengan Rp 16.481 di mana rupiah masih menguat 0,05%.
Meski begitu, rupiah masih menjadi salah satu mata uang dengan penguatan tertinggi di Asia. Apresiasi 0,05% membuat rupiah menduduki posisi runner-up, hanya kalah dar baht Thailand yang menguat 0,25%.
Pagi ini, aksi jual terlihat di pasar keuangan Indonesia. Imbal hasil (yield) surat utang pemerintah berbagai tenor bergerak naik. Kenaikan yield menandakan harga obligasi sedang turun.


























