Ini Tantangan Industri Perbankan pada Semester II-2025
Pramesti Regita Cindy
29 August 2025 15:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menilai tantangan utama industri perbankan pada semester II-2025 masih serupa dengan paruh pertama tahun ini, yakni menjaga kualitas aset dan memastikan kecukupan likuiditas.
Ia menjelaskan, tekanan kualitas aset terutama muncul di segmen konsumer, mikro, dan UMKM.
"Bagaimana mengelola atau memitigasi risiko tersebut. Ya ini penting. Yang kedua adalah memang tantangan untuk menjaga kualitas," kata Andry dalam Mandiri Macro & Market Brief secara daring, Kamis (28/8/2025).
Selain itu, isu likuiditas juga menjadi sorotan utama. Menurutnya, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) disebut masih terbatas akibat pergeseran portofolio masyarakat ke instrumen lain, seperti emas, kripto, saham, obligasi, hingga properti.
Andry menambahkan, penurunan pendapatan di sejumlah segmen juga berimbas pada melemahnya penempatan dana di perbankan. Meski begitu, ia memperkirakan secara keseluruhan likuiditas perbankan akan membaik di semester II-2025 seiring akselerasi belanja pemerintah.































