Logo Bloomberg Technoz

Powell Effect, IHSG dan Bursa Saham Asia Kompak Ditutup Naik

Muhammad Julian Fadli
25 August 2025 18:30

Pelajar melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - IHSG dan Bursa Saham Asia kompak menguat di penutupan perdagangan. Sentimen positif datang dari ekspektasi terhadap penurunan suku bunga Bank Sentral AS yang terus menguat. 

Investor menerima dengan cermat pesan optimis dari pidato Gubernur The Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole.

Pada Senin (25/8/2025), IHSG ditutup di posisi 7.926,9 pada penutupan perdagangan, menguat 0,87% dan 68,05 poin dibanding hari sebelumnya.

Penutupan IHSG Sesi II pada Senin 25 Agustus 2025 (Bloomberg)

Posisi tertinggi IHSG hari ini ada di 7.951,97 sedang terendah sempat di 7.915,05. Volume perdagangan melibatkan 47,04 miliar saham. Dengan nilai perdagangan Rp19,46 triliun. Frekuensi yang terjadi mencapai 2,37 juta kali transaksi.

Saham–saham properti, saham infrastruktur, dan saham keuangan jadi yang tertinggi penguatannya pada hari ini. Ketiganya menguat masing-masing 3,65%, 2,61% dan 1,87%. Selanjutnya saham konsumen non primer menguat hingga 1,07%.