Logo Bloomberg Technoz

Parlemen Soroti Persoalan Likuiditas dalam Program 3 Juta Rumah

Merinda Faradianti
22 August 2025 13:00

Pekerja merenovasi rumah subsidi pemerintah di Kawasan Ciseeng Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/7/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pekerja merenovasi rumah subsidi pemerintah di Kawasan Ciseeng Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/7/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengusulkan sejumlah strategis dalam memperkuat program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, dalam mewujudkan Asta Cita tersebut diperlukan solusi menyeluruh terhadap persoalan likuiditas di sektor perumahan.

Katanya, salah satu usulan parlemen adalah penguatan peran lembaga pembiayaan sekunder perumahan. Di mana, nantinya lembaga ini dapat bertindak sebagai penjamin likuiditas dengan membeli portofolio Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank. Sehingga membuka ruang bagi bank untuk menyalurkan lebih banyak kredit baru.


“Dengan skema ini, risiko kredit juga lebih terjaga sehingga stabilitas sektor keuangan tetap terjaga,” kata Misbakhun,  dikutip Jumat (22/8/2025).

Selain itu, parlemen juga mendorong pemberian insentif pajak dan dukungan fiskal bagi pengembang perumahan, seperti keringanan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), percepatan perizinan, serta skema subsidi silang dari proyek-proyek besar.