Prabowo Gelar Rapat Penertiban Hutan dan Tambang Ilegal
Dovana Hasiana
20 August 2025 16:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara mendadak memanggil sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan beberapa kepala lembaga ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa Malam (19/08/2025). Dia menggelar rapat mendadak tentang penertiban kawasan hutan dan tambang ilegal.
Pertemuan yang berlangsung secara tertutup selama lebih dari empat jam tersebut dihadiri oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin; Kepala Kepolisian Jenderal Listyo Sigit Prabowo; Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto; serta beberapa menteri. Antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan; Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia; Menteri Luar Negeri Sugiono; dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
"Dalam pertemuan tertutup selama lebih dari empat jam tersebut Prabowo meminta perkembangan beberapa persoalan terkait penertiban kawasan hutan dan tambang ilegal," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam siaran pers, Rabu (20/08/2025).
Menurut dia, pembahasan di Hambalang sejalan dengan pernyataan Prabowo yang sebelumnya sudah disampaikan dalam Pidato Kenegaraan. Saat itu, Prabowo memerintahkan TNI untuk mengawal upaya pemerintah menyita jutaan hektare lahan sawit yang dilaporkan ilegal atau melanggar aturan. Dia mengklaim, pemerintah telah lama menerima informasi putusan pengadilan soal status 3,7 juta dari 5 juta hektar lahan kebun sawit yang berstatus ilegal.
Menurut dia, selama bertahun-tahun, seluruh lahan tersebut hanya dibiarkan saja dan tetap dikuasai para pengusaha yang melanggar aturan. Kini, kata dia, pemerintah telah berhasil menguasai 3,1 juta hektar di antaranya.






























