Saat harga minyak nabati pesaing makin murah, maka keuntungan untuk beralih ke CPO menjadi berkurang. Sebab, berbagai komoditas ini bisa saling menggantikan.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana proyeksi harga CPO untuk hari ini? Apakah bisa bangkit atau malah kian terjepit?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO masih nyaman di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 73.
RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun hati-hati, karena RSI di atas 70 juga menjadi sinyal sudah jenuh beli (overbought).
Hawa overbought makin terasa dengan indikator Stochastic RSI yang sudah mencapai 100. Paling tinggi, sangat jenuh beli.
Untuk perdagangan hari ini, masih ada risiko harga CPO bisa jatuh lagi. Ada kemungkinan harga CPO akan menguji support MYR 4.456/ton yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka MA-10 di MYR 4.358/ton bisa menjadi target selanjutnya.
Adapun target resisten terdekat ada di MYR 4.539/ton. Penembusan di titik ini berpotensi mengangkat harga CPO ke level MYR 4.546-4.614/ton.
(aji)































