Keduanya lantas mendapatkan bagi hasil bisnis atas Google Search pada perangkat Android pengguna untuk periode akhir 2019 hingga awal 2021.
Persaingan usaha yang tidak sehat Google berarti pula mengesampingkan mesin pencari rival-rival perusahaan. Putusan bersalah Google menambah panjang kasus pelanggaran perusahaan. Sebelumnya Epic Games juga melaporkan Google dan Apple.
Google dan perusahaan induknya di Amerika, Google LLC, juga telah menandatangani perjanjian yang dapat ditegakkan oleh pengadilan, yang telah diterima oleh ACCC untuk menangani kekhawatiran persaingan yang lebih luas dari ACCC terkait dengan perjanjian kontrak antara Google, produsen ponsel Android, dan operator telekomunikasi Australia sejak 2017.
"Google tidak sepenuhnya setuju dengan semua kekhawatiran ACCC, tetapi telah mengakui kekhawatiran tersebut dan menawarkan perjanjian ini untuk menangani kekhawatiran tersebut," terang dia.
"Dalam perjanjian tersebut, Google berkomitmen untuk menghapus batasan pemasangan awal dan mesin pencari default dari kontraknya dengan produsen ponsel Android dan operator telekomunikasi."
(far/wep)
































