Logo Bloomberg Technoz

Sudah Diborong Owner, Saham Bayan (BYAN) Masih Gagal Menanjak

Recha Tiara Dermawan
13 August 2025 17:00

Konveyor mengangkut batubara ke tepi sungai yang dioperasikan oleh PT Bayan Resources Tbk di Kalimantan Timur. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Konveyor mengangkut batubara ke tepi sungai yang dioperasikan oleh PT Bayan Resources Tbk di Kalimantan Timur. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Salah satu orang terkaya di Indonesia, Low Tuck Kwong, kembali memperbesar porsi kepemilikannya di PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pada awal Agustus 2025. Namun, aksi ini belum cukup mengerek harga saham BYAN.

Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), taipan batu bara tersebut membeli 1,13 juta saham pada 8 Agustus 2025.

Aksi ini membuat total kepemilikan Low Tuck Kwong di BYAN naik menjadi 13,39 miliar saham atau setara 40,18% dari total saham beredar. Posisi tersebut meningkat dibandingkan sehari sebelumnya, ketika ia memegang 13,39 miliar lembar saham dengan porsi 40,17%.


Penambahan saham BYAN oleh Low Tuck Kwong berlangsung konsisten sejak awal bulan. Pada 5 Agustus 2025, ia memborong 1,13 juta saham, sehingga kepemilikannya bertambah menjadi 13,38 miliar saham atau setara 40,16% dari sebelumnya 40,15% pada 4 Agustus 2025.

Namun, aksi akumulasi tersebut belum mampu mengangkat harga saham BYAN. Pada perdagangan Rabu (13/8/2025) hingga pukul 15.00 WIB, saham BYAN masih bertahan di zona merah di level Rp18.275 per saham, melemah 0,14% dibanding penutupan sebelumnya.