Logo Bloomberg Technoz

Dalam 12 bulan ke depan, Buana Capital memasang target harga saham BBRI di Rp5.000/saham. Saat ini harga saham BBRI ada di Rp3.780/saham. Artinya, ada potensi kenaikan hingga lebih dari 30%.

“Tegaskan kembali rekomendasi Buy berkat valuasi yang menarik, perbaikan kualitas aset, serta likuiditas dan permodalan yang solid,” sebut riset OCBC Sekuritas.

Saat ini saham Bank BRI diperdagangkan pada PER 2025F sebesar 10,2x dan PBV 1,7x, atau 1,9 standar deviasi lebih rendah dari rata–rata historis 5 tahun, yang dinilai masih relatif menarik.

“Kami tetap positif terhadap prospek BBRI, didorong oleh pemulihan pertumbuhan kredit seiring pelonggaran moneter, kebijakan fiskal ekspansif, dan kondisi perekonomian yang membaik.”

Kedua adalah Panin Sekuritas. Analis Nico Laurens menilai saham BBRI dalam jangka panjang punya beberapa katalis positif untuk mendorong portofolio dan juga kinerja secara keseluruhan, termasuk harga saham.

Dalam 12 bulan ke depan, Panin Sekuritas menyematkan target harga saham BBRI dapat mencapai Rp5.000/saham.

“Posisi ROE dan NIM yang tinggi, serta posisi likuiditas yang lebih baik dibandingkan dengan peers,” tegas riset Panin Sekuritas.

Ketiga ada Yuanta Investment Consulting. Analis Yap Swie Cu menilai saham BBRI punya prospek amat menarik.

Dalam 12 bulan ke depan, Yuanta Investment memberikan rekomendasi Buy dan target harga saham BBRI mencapai Rp5.400/saham.

Berdasarkan konsensus Bloomberg yang melibatkan 39 analis, 30 di antaranya menyematkan rekomendasi Buy/ Beli saham BBRI. Sedangkan ada 8 yang memberi rekomendasi tahan (Hold) dan hanya 1 yang menyarankan jual.

Konsensus pasar juga menghasilkan target harga saham BBRI dalam 12 bulan ke depan adalah Rp4.614/saham. Artinya ada potensi keuntungan hingga 22% point–to–point.

(fad)

No more pages