Presiden Marcos Singgung Taiwan, Filipina-China Kembali Panas
News
08 August 2025 14:00

Andreo Calonzo - Bloomberg News
Bloomberg, Kementerian Luar Negeri China mengatakan telah "mengajukan protes keras" kepada Filipina atas komentar Presiden Ferdinand Marcos Jr mengenai Taiwan.
Filipina "terus membuat pernyataan dan tindakan yang salah dan provokatif, terus mengaburkan dan melemahkan prinsip Satu China, serta terus merusak hubungan China-Filipina," kata kementerian tersebut dalam pernyataannya pada Jumat (8/8/2025).
Beijing merespons pernyataan Marcos awal pekan ini dalam wawancara dengan situs berita India Firstpost bahwa "Filipina tidak bisa tinggal diam" jika terjadi konfrontasi antara AS dan China terkait Taiwan.
Pemimpin Filipina itu menyoroti kedekatan geografis negaranya dengan Taiwan, serta keberadaan warga Filipina di pulau tersebut. China mengklaim Taiwan, negara demokrasi yang berdaulat, sebagai bagian dari wilayahnya.
































