Wamendag Sebut Fenomena Rojali Karena Perubahan Gaya Belanja
Mis Fransiska Dewi
06 August 2025 19:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menilai munculnya fenomena Rojali (rombongan jarang beli) berkaitan dengan perubahan gaya belanja masyarakat.
Menurutnya, cara berbelanja konsumen kini sudah tidak sama seperti dulu. Kebiasaan tersebut turut memengaruhi aktivitas di pusat perbelanjaan.
"Enggak [tidak berhubungan dengan melemahnya daya beli masyarakat]. Jadi kan kembali lagi, memang cara kita berbelanja itu berubah dan tidak ada yang salah dengan itu sebetulnya," kata Dyah Roro ditemui di kantornya, Rabu (6/8/2025).
Dia menjelaskan data Badan Pusat Statistik (BPS) kuartal II-2025 menunjukkan adanya pergeseran perilaku. Saat ke mal, banyak orang justru lebih memilih makan, menonton, atau sekadar berkumpul dengan keluarga dan teman.
Dengan kata lain, mal kini menjadi ruang rekreasi ketimbang tempat utama berbelanja. Namun, dia menegaskan bukan berarti pengunjung tidak melakukan pembelian sama sekali. Perilaku konsumen tidak bisa disamaratakan.































