"Jadi tidak tiba-tiba atau tanpa perhitungan yang matang. Secara keseluruhan, kalau kita tetap kenakan atau terima 19% masih diuntungkan dibandingkan kalau kita kenakan tarif awal," ujar Ferry saat ditemui di kantornya, Jumat (18/7/2025).
Kedua, meski tarif bea masuk dibebaskan, tetapi masih terdapat potensi penerimaan dari biaya logistik karena jarak yang jauh dari Negeri Paman Sam ke Tanah Air.
Ketiga, Ferry menggarisbawahi tarif perdagangan yang turun menjadi 19% membuat posisi Indonesia lebih kompetitif dibandingkan dengan negara lain.
(roy)
No more pages































