Logo Bloomberg Technoz

PDIP memang tak mencopot Hasto dari jabatannya meski sudah menyandang status tersangka dan menjalani penahanan pada awal 2025. Partai tersebut bahkan tak menunjuk pejabat pelaksana tugas atau plt seperti yang kerap dilakukan saat ada kader yang terjerat kasus pidana. Selama ini, tugas dan kewenangan Hasto akan diambil alih dan dipegang langsung oleh Megawati.

"Sehubungan dengan masalah Sekjen hari ini, maka Ibu Ketua Umum tidak menunjuk Plt Sekjen. Komando dikendalikan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri," kata Komarudin Watubun di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (21/2/2025).

Padahal, biasanya partai politik akan me-non aktif-kan atau bahkan mencopot pejabatnya yang terjerat kasus pidana. Misalnya, Jonny G Plate yang dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Nasdem usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung 1,2,3,4, dan 5 Bakti Kementerian Kominfo 2020-2022. 

Selain itu, Muhammad Nazaruddin juga dicopot sebagai Bendahara Demokrat usai ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Palembang pada 30 Juni 2011. Di sisi lain, Anas Urbaningrum memilih mundur dari jabatan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat usai ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang Jawa Barat.

(dov/frg)

No more pages