Logo Bloomberg Technoz

Dari total tersebut, juga ada beberapa faktor anak tidak sekolah, seperti mengalami drop out (DO) mulai dari jenjang PendidikanAnak Usia Dini (PAUD), SMA/SMK dengan total 97.126 orang.

Faktor kedua, Lulus Tanpa Melanjutkan (LTM) mulai dari tingkat dasar sekolah dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama  (SMP) dengan total 140.238 orang.

Faktor ketiga, anak belum pernah bersekolah (BPB) mulai dari anak usia kurang 7 tahun hingga dibawah 15 tahun dengan total 95.788 orang.

Jawa Timur menduduki peringkat ketiga memiliki anak tidak sekolah (ATS) yakni dengan total 332.844 orang.

Faktor sama juga diliputi dengan drop out (DO) dari PAUD hingga SMA/SMK yakni sebesar 100.614 orang. Kemudian Lanjut Tanpa Melanjutkan (LTM) ada sekitar 104.975 orang. 

Faktor terakhir, Belum Pernah Bersekolah (BPB) dimulai dari usia anak kurang dari 7 tahun hingga 15 tahun ke bawah dengan total 127.255 orang.

Provinsi Sumatera Utara jadi peringkat keempat memiliki anak tidak sekolah (ATS) dengan total 241.683 orang.

Provinsi Riau berada di posisi peringkat lima memiliki anak tidak sekolah (ATS) yakni dengan total 103.826 orang.

Wilayah DKI Jakarta juga masuk dalam enam besar banyaknya jumlah anak tidak sekolah. Faktor penunjangnya, seperti mengalami drop out (DO) mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SMA/SMK dengan total 27.162 orang.

Faktor kedua, Lulus Tanpa Melanjutkan (LTM) mulai dari tingkat dasar sekolah dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama  (SMP) dengan total 18.871 orang.

Faktor ketiga, anak belum pernah bersekolah (BPB) mulai dari anak usia kurang 7 tahun hingga dibawah 15 tahun dengan total 52.455 orang.

(dec/spt)

No more pages