Logo Bloomberg Technoz

Tarif Baru Trump Buka Arah Baru Perdagangan Asia-AS

News
23 July 2025 14:01

Donald Trump pada masa jabatan kedua Presiden AS. (Yuri Gripas/Abaca/Bloomberg)
Donald Trump pada masa jabatan kedua Presiden AS. (Yuri Gripas/Abaca/Bloomberg)

Malcolm Scott - Bloomberg News

Bloomberg, Setelah berbulan-bulan penuh ketidakpastian, kesepakatan tarif terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai memberi kejelasan terhadap arah baru lanskap perdagangan di kawasan manufaktur terbesar dunia.

Pada Selasa (22/7), Trump mengumumkan kesepakatan dengan Jepang yang menetapkan tarif impor sebesar 15%, termasuk untuk mobil—komponen terbesar dari defisit perdagangan antara kedua negara.


Kesepakatan terpisah dengan Filipina menetapkan tarif sebesar 19%, setara dengan yang disepakati Indonesia, dan hanya satu poin di bawah tingkat dasar Vietnam yang berada di angka 20%. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar negara Asia Tenggara kemungkinan akan menerima tarif serupa.

Secara bersamaan, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan bahwa ia akan bertemu dengan mitranya dari China di Stockholm pekan depan dalam putaran ketiga perundingan. Pertemuan ini bertujuan memperpanjang masa gencatan tarif sekaligus memperluas cakupan pembahasan. Langkah ini menandai stabilisasi hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia, setelah AS melonggarkan pembatasan ekspor chip dan China kembali mengekspor logam tanah jarang.