Logo Bloomberg Technoz

Berbagai tarif resiprokal tersebut diancam oleh Presiden Donald Trump, bersama dengan pungutan atas produk-produk, termasuk baja, aluminium, mobil, dan suku cadang mobil.

Perundingan di Stockholm, Swedia menyusul negosiasi di Jenewa pada Mei yang menghasilkan jeda 90 hari dari tarif tinggi dan diskusi lanjutan di London bulan lalu yang berakhir dengan pencabutan kontrol ekspor oleh masing-masing negara.

AS telah melonggarkan pembatasan penjualan semikonduktor yang kurang canggih ke China, sementara Beijing meningkatkan pengiriman magnet tanah jarang.

Donald Trump dan Xi Jinping. (Sumber: Bloomberg)

Juga pada Selasa, Trump mengklaim ia akan bertemu dengan pemimpin China Xi Jinping "dalam waktu dekat." Para diplomat tertinggi kedua negara bertemu untuk kali pertama awal bulan ini, di mana kedua pihak menilainya sebagai pembicaraan konstruktif. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyebut ada "keinginan kuat" untuk mengadakan KTT.

Sebagai isyarat baik, Beijing mengatakan pihaknya menangguhkan investigasi antimonopoli terhadap unit lokal produsen kimia AS, DuPont de Nemours Inc. Pengumuman ini muncul tak lama setelah Bessent mengungkap perundingan di Stockholm pekan depan dan menambah tanda-tanda meredanya ketegangan.

"Perdagangan dengan China dalam kondisi yang sangat baik," kata Bessent dalam wawancara tersebut. "Kami akan membahas banyak hal lain yang dapat dilakukan bersama oleh kedua negara."

Negosiasi Lanjutan

Jika perang dagang pertama Trump dengan China dijadikan acuan, AS kemungkinan akan mencari cara untuk mengurangi defisit dagangnya dengan China, termasuk dengan mengamankan komitmen China untuk membeli lebih banyak produk AS.

Dia mungkin menuntut tindakan lebih lanjut untuk mengekang aliran bahan baku fentanil di AS—isu yang dikaitkan pemerintahan Trump dengan tarif 20% atas produk-produk China.  

Bagi China, akses ke teknologi canggih kemungkinan besar menjadi prioritasnya. Pasalnya, Beijing tengah mencari penyokong pertumbuhan baru untuk mengangkat perekonomiannya yang melambat.

China juga mungkin mendesak konsesi lebih lanjut atas kontrol ekspor AS setelah mencabut larangan penjualan akselerator kecerdasan buatan (AI) H20 yang kurang canggih dan ditujukan untuk pasar China. Washington mempertahankan pembatasan ketat terhadap akses China ke komponen vital lainnya untuk cip dan AI, termasuk cip memori bandwidth tinggi.

Kementerian Luar Negeri di Beijing belum membalas permintaan komentar di luar jam kerja.

Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson, melalui pesan yang disampaikan juru bicaranya, mengonfirmasi peran negaranya sebagai tuan rumah dan mengatakan pembicaraan itu terutama menyangkut "hubungan antara AS dan China, tetapi juga sangat penting bagi perdagangan global dan ekonomi."

Ekspor magnet China bangkit seiring pelonggaran pembatasan. (Bloomberg)

Bessent menambahkan AS berharap China "mengurangi sebagian kelebihan produksi mereka dan fokus pada pembangunan ekonomi konsumen."

AS dan Uni Eropa terus mengeluhkan kapasitas industri China, yang menurut mereka membuat barang-barang murah China membanjiri pasar luar negeri dan mengalahkan pesaing lokal.

Dia juga memprediksi akan ada "ledakan" kesepakatan dagang antara saat ini dan tenggat waktu 1 Agustus yang ditetapkan pemerintahan Trump untuk negara-negara dengan ekonomi besar lainnya.

Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dagang dengan Jepang yang menetapkan tarif impor Jepang sebesar 15% dan mendorong sekutu utama AS tersebut berinvestasi sebesar US$550 miliar di Negeri Paman Sam.

(bbn)

No more pages