Logo Bloomberg Technoz

Ekonomi Singapura Q2-2025 Tumbuh, Hindari Resesi Teknis

News
14 July 2025 10:40

Singapura. (Bloomberg)
Singapura. (Bloomberg)

Swati Pandey - Bloomberg News

Bloomberg, Ekonomi Singapura tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal kedua, menghindari resesi teknis berkat ekspor sektor manufaktur dan jasa yang menguat, didorong oleh upaya pelaku usaha untuk mengantisipasi kenaikan tarif impor dari Amerika Serikat.

Produk domestik bruto (PDB) Singapura tumbuh sebesar 1,4% secara musiman (quarter-to-quarter) dalam tiga bulan hingga Juni, menurut estimasi awal yang dirilis Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) pada Senin (14/7). Angka ini melampaui proyeksi pasar sebesar 0,8% dan membalikkan kontraksi 0,5% pada kuartal pertama. Sektor konstruksi juga mencatat lonjakan signifikan sebesar 4,4%, setelah sebelumnya menyusut 1,8% pada tiga bulan pertama tahun ini.


Secara tahunan (year-on-year), PDB juga naik sebesar 4,3%, lebih tinggi dari perkiraan median dalam survei Bloomberg yang memperkirakan pertumbuhan 3,6%.

"Pembalikan arah dari kuartal sebelumnya didorong oleh 'efek percepatan' (front-loading) di sektor manufaktur," ujar Selena Ling, Kepala Riset dan Strategi di Oversea-Chinese Banking Corp. Namun ia memperingatkan bahwa masih ada pertanyaan mengenai “sejauh mana perlambatan akan terjadi setelah 1 Agustus saat tarif mulai diberlakukan.”

Pertumbuhan ekonomi Singapura. (Sumber: Bloomberg)