Namun, pengadilan menerima gugatan Yoon terhadap keabsahan penangkapannya dan membebaskannya pada Maret.
Penyelidikan saat ini dipimpin oleh tim penyelidik yang berbeda. Kuasa hukum Yoon belum memberikan komentar mengenai penangkapan ini.
Yoon membantah melakukan kesalahan, membela tindakannya sebagai upaya putus asa untuk menangani simpatisan Korea Utara yang mencoba melumpuhkan pemerintahannya. Ia dicopot dari jabatannya pada April, membuka jalan bagi dimulainya pemerintahan Lee Jae Myung bulan lalu.
Gejolak politik tersebut menghantam sentimen konsumen, mengguncang pasar keuangan, dan mengganggu diplomasi tingkat tinggi saat ekonominya yang bergantung pada perdagangan menghadapi risiko yang semakin besar, termasuk tarif yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump.
(bbn)





























