Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang dijadwalkan bertemu Trump di Washington pada Senin, belum memberikan komentar atas pengumuman Trump tersebut. Dalam pernyataan publik, posisi Israel dan Hamas masih terlihat berjauhan. Netanyahu berkali-kali menegaskan bahwa Hamas harus dilucuti, syarat yang hingga kini belum bersedia dibahas oleh Hamas, yang diperkirakan masih menahan sekitar 20 sandera yang masih hidup.
Media Israel mengutip seorang pejabat Israel yang menyebut bahwa Israel telah menerima dan sedang mempelajari respons Hamas terhadap usulan gencatan senjata ini.
Seorang pejabat keamanan Mesir mengatakan bahwa Mesir, yang bersama Qatar menjadi mediator dalam upaya gencatan senjata, telah melihat respons Hamas.
“Respons itu mengandung tanda-tanda positif bahwa kesepakatan sudah dekat, namun masih ada sejumlah tuntutan dari Hamas yang perlu dibahas lebih lanjut,” ujarnya.
Trump menegaskan akan bersikap “sangat tegas” terhadap Netanyahu soal perlunya segera menghentikan perang di Gaza, sembari menyebut bahwa sang pemimpin Israel juga menginginkan hal yang sama.
“Kami berharap ini akan segera terwujud. Kami menantikan hal itu terjadi pekan depan,” kata Trump kepada wartawan awal pekan ini. “Kami ingin para sandera dibebaskan.”
(del)
































