RI Berharap Terkena Tarif Lebih Rendah Ketimbang Vietnam
Dovana Hasiana
04 July 2025 11:08

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah Indonesia berupaya mendapatkan kesepakatan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) dengan tingkat tarif yang lebih rendah daripada yang didapatkan oleh Vietnam.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto kepada para jurnalis di Jakarta kemarin mengatakan, Indonesia berharap Indonesia bisa dikenakan tarif lebih rendah ketimbang Vietnam. Terlebih, selama ini Indonesia tidak memiliki transshipment atau barang produksi negara lain yang diangkut ke AS lewat Indonesia seperti Vietnam.
Ketika ditanyakan apakah Indonesia akan menawarkan kebijakan serupa Vietnam yakni menghapuskan seluruh bea masuk produk AS ke negara mereka, Airlangga mengatakan selama ini bea impor produk Amerika ke RI sudah rendah.
"[Komoditas] yang kebanyakan impor ke Indonesia, tarifnya di bawah 10% bahkan ada 0% dan 5%. Jadi itu top komoditas yang Indonesia impor dari AS," kata Airlangga.
Vietnam berhasil mendapatkan penurunan tarif ekspor ke AS, dari semula 46% menjadi 20% untuk semua barang yang dijual ke Negeri Paman Sam. Kesepakatan juga memuat pengenaan tarif 40% untuk transshipment melalui Vietnam, diduga membidik barang Tiongkok yang dijual ke AS lewat negeri itu.




























