Logo Bloomberg Technoz

Trump Hentikan Kirim Senjata ke Ukraina di Tengah Gempuran Rusia

News
02 July 2025 12:10

Warga memeriksa kerusakan sebuah apartemen setelah serangan udara Rusia di Kyiv, Ukraina, Senin (23/6/2025). (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Warga memeriksa kerusakan sebuah apartemen setelah serangan udara Rusia di Kyiv, Ukraina, Senin (23/6/2025). (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Courtney McBride - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menghentikan pengiriman amunisi artileri dan sistem pertahanan udara ke Ukraina, langkah yang membuat negara itu kehilangan pasokan senjata penting di tengah gempuran serangan rudal dan drone Rusia yang semakin intens.

Gedung Putih mengonfirmasi laporan Politico terkait penghentian ini. Laporan tersebut menyebutkan bahwa keputusan diambil setelah peninjauan ulang terhadap stok amunisi milik AS, di tengah kekhawatiran persediaan sudah menipis.


Langkah ini dipelopori oleh Wakil Menteri Pertahanan Bidang Kebijakan, Elbridge Colby. Politico menyebut Colby telah lama berpendapat bahwa militer AS terlalu banyak terlibat dalam konflik di luar negeri, dan bersama Menteri Pertahanan Pete Hegseth, kerap menekankan agar sekutu Eropa mengambil tanggung jawab lebih besar atas keamanan benua tersebut, termasuk pertahanan Ukraina.

“Keputusan ini diambil untuk mengutamakan kepentingan Amerika setelah Departemen Pertahanan meninjau ulang dukungan dan bantuan militer kita ke negara-negara lain di seluruh dunia,” kata juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, dalam pernyataan tertulis yang mengonfirmasi laporan tersebut. “Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat tetap tak terbantahkan — tanyakan saja pada Iran.”