Menurut dia, pihaknya telah mengerahkan upaya kepada tim penyuluhan dan petugas pendamping keluarga (TPK) sebanyak 602.089 petugas.
“Ada dokter 6.709, perawat 6.979, ahli gizi 1.125, nakes 23.485, bidan 124.73, kader pkk 211. 468, kader kb 228,393,”urainya.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) menyebut angka stunting pada tahun 2024 telah berhasil turun menjadi 19,8% atau masih ada sekitar 4,4 juta balita yang mengalami stunting.
Akan tetapi angka prevalensi tersebut dikatakan jauh lebih baik 1,7% jika dibandingkan dengan prevalensi stunting di tahun 2023 dengan 21,5% atau sekitar 4,8 juta balita stunting.
(dec/spt)
No more pages































