S&P 500 Cetak Rekor Usai Reli US$10 Triliun
News
28 June 2025 08:00

Rita Nazareth- Bloomberg News
Bloomberg, Meski diterpa berbagai pemberitaan terkait tarif, Wall Street kembali sumringah usai reli saham AS yang membuat indeks mencatatkan nilai all time high. Reli terjadi di tengah meredanya ketegangan di Timur Tengah dan sinyal ketahanan ekonomi AS di tengah inflasi yang masih terkendali. Sementara itu, reli di pasar obligasi AS sempat tertahan dan dolar AS menguat.
Lonjakan saham setelah kejatuhan akibat pengumuman tarif pada April membuat indeks S&P 500 mencetak rekor baru untuk pertama kalinya sejak Februari, menembus level 6.170. Saham teknologi raksasa memimpin penguatan, dengan Nvidia Corp. mendekati valuasi US$4 triliun dan Alphabet Inc. menguat hampir 3%. Presiden Donald Trump menyampaikan kemajuan negosiasi dagang dengan sejumlah negara, menyebut kesepakatan dengan China dan Inggris, serta mengumumkan berakhirnya pembicaraan dengan Kanada. Nilai tukar dolar Kanada pun melemah.
April lalu, Trump mengumumkan tarif atas puluhan mitra dagang, namun seminggu kemudian menangguhkannya selama tiga bulan setelah memicu kekhawatiran resesi. Setelah sempat anjlok mendekati pasar bearish, S&P 500 berhasil bangkit dengan reli lebih dari US$10 triliun, mematahkan ekspektasi banyak analis Wall Street dan menunjukkan kepercayaan pasar atas ketahanan ekonomi AS.
“Saham-saham AS terus pulih dari tekanan jual akibat tarif,” ujar David Lefkowitz dari UBS Chief Investment Office. “Kami menilai pemulihan ini wajar, mengingat mayoritas emiten besar cukup mampu menghadapi dampak tarif.”






























