Logo Bloomberg Technoz

Pejabat itu juga mengatakan, Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan utusan khusus Steve Witkoff mengadakan pembicaraan langsung dan tidak langsung dengan Iran mengenai proposal gencatan senjata.

Israel menyetujui gencatan senjata asalkan Iran tidak melancarkan serangan lebih lanjut, dan pemerintah Iran mengisyaratkan akan mematuhi syarat-syarat tersebut.

Pasar merespons dengan cepat, meski tidak pasti dan kurangnya rincian terkait gencatan tersebut. Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan global, turun hampir 5% pada awal perdagangan Asia. Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,5%, begitu juga dengan pasar saham di Asia menguat. Dolar melemah dan harga emas jatuh.

"Untuk saat ini, saya pikir ini akan bertahan, dan saya pikir perang akan berakhir," kata Dennis Ross, mantan utusan Presiden Bill Clinton untuk kawasan tersebut dan kini peneliti di Washington Institute for Near East Policy. "Iran tidak tertarik untuk melanjutkan apa pun dalam waktu dekat."

Iran serang militer AS di Qatar. (Bloomberg)

Perkembangan ini terjadi dua hari setelah AS tiba-tiba terlibat langsung dalam konflik dengan melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan. Trump mengatakan serangan itu "benar-benar dan sepenuhnya menghancurkan" situs-situs tersebut, meski penilaian kerusakan akibat perang masih berlangsung dan lokasi cadangan uranium yang diperkaya Iran belum diketahui.

Trump memperingatkan Iran pada Sabtu malam bahwa jika kesepakatan damai tidak segera tercapai setelah serangan tersebut, AS akan menyerang target-target lain di Iran dengan "ketepatan, kecepatan, dan keahlian."

Teheran berjanji akan membalas serangan bom AS yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan cara yang dipilihnya sendiri. Namun, Iran tampaknya memilih membalas yang sebagian besar bersifat simbolis, yang mungkin hanya masuk akal di dunia politik Timur Tengah yang rumit: dengan menembakkan rudal ke salah satu mitra regional terdekatnya, Qatar, yang menjadi tuan rumah markas besar Komando Pusat AS di Timur Tengah.

Qatar menyatakan serangan rudal Iran berhasil dicegat dan pangkalan militer tersebut telah dievakuasi sebelumnya.

Langkah Iran pada Senin tampaknya merupakan "balasan yang sebagian besar bersifat simbolis," kata Ziad Daoud, kepala ekonom pasar berkembang di Bloomberg Economics. "Banyak peringatan telah diberikan—Qatar menutup wilayah udaranya dan AS mengeluarkan peringatan kepada warga negaranya."

Sementara itu, stasiun TV pemerintah Iran mengatakan serangan rudal negaranya "memaksa musuh untuk gencatan senjata." Beberapa pejabat Iran juga menyebut langkah tersebut memiliki unsur performatif.

Jumlah rudal yang ditembakkan sesuai dengan jumlah bom yang digunakan AS menyerang situs nuklir. Media pemerintah Iran, IRNA juga mengatakan serangan terhadap Qatar "tidak membahayakan" negara "sahabat dan saudara."

Seorang diplomat yang menerima informasi tentang pembicaraan tersebut mengatakan Trump sudah berbicara dengan Emir Qatar dan memberitahunya bahwa AS berhasil membuat Israel menyetujui gencatan senjata, dan meminta bantuan untuk membujuk Iran agar melakukan hal yang sama. Iran kemudian setuju, menurut diplomat tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan karena membicarakan percakapan internal.

Sekitar 50.000 anggota angkatan bersenjata AS ditempatkan di Timur Tengah. (Bloomberg)

Menjelang salah satu batas waktu yang ditetapkan dalam pengumuman gencatan senjata bertahap, media lokal Iran melaporkan serangan Israel semakin intensif pada Selasa dini hari, termasuk di Teheran, sebelum mereda pada pukul 4 pagi waktu setempat.

Dalam pengumumannya, Trump bahkan memprediksi perjanjian damai antara Israel dan Iran akan bertahan lama, meski terjadi permusuhan selama puluhan tahun.

"Saya yakin gencatan senjata ini tak terbatas—akan berlangsung selamanya," kata Trump, seraya menambahkan ia melihat perang sepenuhnya telah berakhir dan tidak percaya Israel dan Iran "akan saling menembak lagi."

Hilangnya Uranium

Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab, termasuk kondisi cadangan uranium Iran dan apakah gencatan senjata akan mengarah pada diskusi tentang program nuklir Iran. Negara tersebut, yang membantah tengah berupaya memperoleh senjata nuklir, menolak melepaskan haknya untuk memperkaya uranium, suatu syarat yang dituntut AS.

Tidak ada jaminan gencatan senjata akan berlaku jika Iran mencoba memperbaiki fasilitas nuklir yang hancur akibat serangan Israel dan AS. Israel mengklaim perangnya melawan Iran untuk mencegah negara itu memperoleh senjata nuklir, risiko yang juga disebutkan Trump untuk membenarkan keterlibatan AS.

Berbicara kepada Fox News setelah Trump mengumumkan gencatan senjata, Wakil Presiden AS Vance mengatakan serangan udara AS akhir pekan lalu telah mencapai tujuannya.

"Kami tahu mereka tidak bisa membuat senjata nuklir," kata Vance, seraya menambahkan bahwa stok uranium yang sangat diperkaya milik Iran telah "terkubur" akibat serangan AS. Pemantau internasional mengaku tidak tahu di mana material tersebut berada setelah Iran awal bulan ini mengatakan akan memindahkannya.

"Jika Iran sangat ingin membuat senjata nuklir di masa depan, maka mereka harus berhadapan dengan militer Amerika yang sangat, sangat kuat," ucap Vance.

(bbn)

No more pages