“Tujuan kami adalah menghancurkan kapasitas pengayaan nuklir di Iran dan menghentikan ancaman dari negara pendukung teror nomor satu di dunia. Iran, penindas di Timur Tengah, harus mau berdamai. Jika tidak, maka serangan lanjutan akan lebih besar dan jauh lebih mudah,” demikian Trump, seperti diwartakan Bloomberg News.
Iran tidak tinggal diam. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyebut serangan AS “keterlaluan dan akan memiliki konsekuensi panjang”.
Sementara Garda Revolusi Iran menyatakan bakal terus menjadikan Israel sebagai target serangan. Mereka juga menyebut basis militer AS di Timur Tengah sebagai sebuah kelemahan.
Atas konflik yang memanas ini, pasar diperkirakan akan bereaksi. Sikap flight to quality akan mendominasi.
“Reaksi awal adalah flight to quality dengan pasar saham kemungkinan akan melemah. Pasar saham akan dibayangi risiko, tidak ada keraguan soal itu,” tegas Neill Birrell, Chief Investment Officer Premier Miton Investors, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Emas adalah aset yang dipandang aman (safe haven asset). Saat situasi sedang penuh turbulensi, investor biasanya memilih emas sebagai sarana perlindungan.
“Harga emas bisa melonjak ke level US$ 3.400/troy ons dengan cepat. Namun tema utamanya adalah volatilitas,” kata Nick Twidale, Kepala Analis AT Global Markets, juga diberitakan Bloomberg News.
Analisis Teknikal
Lalu bagaimana prediksi harga emas untuk minggu ini? Apakah bisa bangkit dan menembus rekor baru?
Secara teknikal dengan perspektif mingguan (weekly time frame), emas nyaman di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 66. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.
Sedangkan indikator Stochastic RSI ada di 7. Jauh di bawah 20 yang berarti sudah sangat jenuh jual (oversold).
Adapun indikator Stochastic RSI ada di 158. Menunjukkan volatilitas harga emas sepertinya akan tinggi.
Cermati pivot point di US$ 3.391/troy ons. Dari sini, harga emas bisa naik menuju US$ 3.447-3.489/troy ons.
Kemudian target selanjutnya ada di rentang US$ 3.509-3.516/troy ons. Jika target ini tercapai, maka harga emas resmi mencatat rekor tertinggi baru.
Resisten terjauh atau target paling optimistis ada di US$ 3.663/troy ons.
Kemudian target support terdekat ada di US$ 3.352/troy ons. Penembusan di titik ini berisiko melongsorkan harga emas ke kisaran US$ 3.317-3.149/troy ons.
(aji)


























