Logo Bloomberg Technoz

Dia menambahkan eksplorasi yang dilakukan sejak Oktober 2024 terus berlanjut dan membuka peluang penambahan cadangan dari wilayah sekitar serta dari kegiatan tambang bawah tanah (underground mining).

Meski demikian, Rudy tidak menjelaskan jumlah potensi cadangan emas calon tambang baru tersebut maupun kapan kegiatan penambangan pertama dilakukan.

Dia mengeklaim Archi masih akan melakukan eksplorasi masih berlanjut karena peluang cadangan emas masih ditemukan.

“Harapan kami dari data yang sudah ada, penambahan 10 tahun [umur tambang] itu sudah pasti. Tinggal nanti kita lihat perkembangannya seperti apa untuk kami sampaikan kembali setelah kami menambah konversi menjadi riset,” imbuh Rudy.

Selain potensi tambang baru, Rudy menjelaskan tambang eksisting ARCI Pit Kopra telah memulai fase 1 penambangan bawah tanah. ARCI juga telah mengidentifikasi potensi penambangan bawah tanah lebih lanjut.

Adapun, untuk Pit Araren yang sebelumnya sempat terdampak bencana alam diharapkan akan dapat kembali beroperasi pada 2025, setelah sebelumnya infrastruktur yang terdampak longsor telah selesai dilakukan perbaikan.

Sementara itu, dari sisi pembiayaan ARCI menyatakan seluruh rencana investasi pada 2025 akan dibiayai melalui arus kas internal.

Adapun, sepanjang 2025, ARCI menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai US$80 juta, turun dari realisasi 2024 senilai US$91,8 juta. Mayoritas capex tersebut akan dialokasikan untuk mendukung eksplorasi dan pengembangan tambang bawah tanah.

(art/wdh)

No more pages