Logo Bloomberg Technoz

Pekan sebelumnya IHSG mencatat pelemahan 0,87% dan berakhir di 7.113,42. Sepanjang 2–5 Juni 2025, investor asing gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp4,7 triliun di perdagangan saham di seluruh pasar. 

Pada perdagangan terakhir, Kamis (5/6/2025) lalu penguatan IHSG hingga penutupan sesi sore 0,63% tak lepas dari kenaikan sejumlah saham Big Caps terutama saham Barito Pacific (BRPT) dan saham Chandra Asri Pacific (TPIA). 

Saham BRPT berhasil menguat 220 poin atau mencapai 17% ke level Rp1.510/saham usai sebanyak 917 juta saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksi saham BRPT hari ini mencapai Rp1,33 triliun.

Dalam klasemen 10 saham paling banyak jadi buangan oleh asing sepanjang tahun 2025 hingga 9 Juni dihuni oleh tiga perbankan kakap; PT Bank Central Asia Tbk (BBCA); PT Bank Mandiri Tbk (BMRI); PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Pada perdagangan di pasar ekuitas Selasa (10/6/2025), IHSG diperkirakan cenderung masih dalam tren penguatan dengan resistance di 7.325 dan support di 6.994. IPOT merekomendasikan saham BBNI, RAJA, SSIA. Sementara, MNC Sekuritas justru memprediksi IHSG pada perdagangan Selasa bakal terkoreksi ke area support 7.009-6.945 dengan resistance 7.263-7.324. MNC Sekuritas menjagokan saham ARTO, BBTN, ENRG, dan MEDC.

(wep)

No more pages