Logo Bloomberg Technoz

Wilayah Timur Jadi Sasaran Utama Penyaluran Bansos Beras

Sultan Ibnu Affan
06 June 2025 10:40

Warga antre membeli sembako murah di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (21/2/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga antre membeli sembako murah di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (21/2/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengatakan penyaluran bantuan sosias (bansos) beras untuk periode Juni-Juli tahun ini akan terlebih dahulu disalurkan ke daerah yang tengah mengalami harga beras yang tinggi, guna memastikan stabilisasi harga.

Kepala Bapanas Arief  Prasetyo Adi mengatakan, fokus tersebut ditujukan  ke daerah-daerah yang paling memerlukan intervensi guna menekan harga beras. Bansos ini, kata dia, juga menelan anggaran hingga Rp5 triliun.

"Kita tunggu proses verifikasinya, namun paralel, Bapanas sedang ajukan anggaran ke Kementerian Keuangan untuk bantuan pangan beras ini. Kurang lebih anggarannya sekitar Rp 4,6 sampai 5 triliun, tergantung nanti penerimanya," ujarnya melalui siaran resmi, Jumat (6/6/2025).


Arief mengatakan, sejauh ini, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) atau penerima bantuan pangan (PBP) yang telah terverifikasi mencapai sekitar 16,5 juta orang. Secara total, bantuan rencanya ditujukan sebanyak 18,3 juta orang.

Sementara itu, saat ini, pemerintah memfokuskan untuk mendahulukan daerah wilayah timur atau zona III yang meliputi wilayah Maluku dan Papua, yang status harganya juga telah melewati Harga Eceran Tertinggi (HET).