Logo Bloomberg Technoz

Akan tetapi, permintaan batu bara malah turun. Pembangkitan listrik dengan batu bara di China pada kuartal I-2025 turun 2,3% karena penggunaan energi baru-terbarukan yang makin masif.

Analisis Teknikal

Lalu bagaimana perkiraan harga batu bara untuk minggu ini? Apakah bisa naik lebih tinggi, atau malah mengalami koreksi?

Secara teknikal dengan perspektif mingguan (weekly time frame), batu bara masih menghuni zona bearish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 35,53. RSI di bawah 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Akan tetapi, indikator Stochastic RSI sudah menyentuh 100. Paling tinggi, sangat jenuh beli (overbought).

Minggu ini, sepertinya harga batu bara masih sulit bergerak signifikan. Ada kemungkinan koreksi ke arah US$ 97/ton yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka ada risiko turun lagi menuju US$ 95/ton.

Sementara target resisten terdekat adalah US$ 103/ton. Penembusan di titik ini berpotensi mengangkat harga batu bara menuju US$ 125/ton. 

(aji)

No more pages