Logo Bloomberg Technoz

Ciputra Ungkap Realita Pasar: Rumah Kecil Masih Tersendat

Lisa Listiani
13 May 2025 11:15

Pekerja merenovasi rumah subsidi pemerintah di Kawasan Ciseeng Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/7/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pekerja merenovasi rumah subsidi pemerintah di Kawasan Ciseeng Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/7/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Laporan terbaru Survei Harga Properti Residensial kuartal 1-2025 yang dirilis oleh Bank Indonesia mencatatkan laju pertumbuhan pasar properti pada kuartal 1-2023 mengalami kontraksi sebesar 8,26%.

Menurut Laporan teresebut, harga rumah menengah dan rumah mewah menjadi pemberat laju pertumbuhan properti pada periode Januari hingga Maret 2025 ini.

Dalam riset tersebut juga dinyatakan bahwa penjualan rumah tipe kecil justru mencatatkan kenaikan sebesar 21,75% dibanding tahun lalu. Meski demikian hal tersebut justru tak seluruhnya diamini oleh pengembang properti.


Harun Hajadi, Direktur PT Ciputra Development Tbk misalnya, mengatakan bahwa justru penjualan rumah kecil di Ciputra saat ini tengah tersendat.

“Sejak selesai nya Covid di tahun 2022, perlambatan terjadi di sektor rumah-rumah kecil.” kata Harun kepada Bloomberg Technoz belum lama ini.

Ia malah menyebut bahwa penjualan rumah menengah justru mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik. Sementara itu,  rumah besar terjadi peningkatan yang cukup lumayan.