S&P: Ekonomi RI Masih Jadi Salah Satu yang Tercepat di Dunia
Recha Tiara Dermawan
08 May 2025 06:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan regional, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan ekonomi yang relatif kuat. Hal ini disampaikan oleh Andrew Wood, Direktur Sovereign & International Public Finance Rating S&P Global Ratings, dalam seminar Pefindo dan S&P Global Ratings.
Menurut Wood, perekonomian global masih menghadapi sejumlah tantangan besar. Di Amerika Serikat, tekanan inflasi tinggi dan pertumbuhan yang lambat menjadi sorotan utama. Ketegangan perdagangan dengan Tiongkok juga memperburuk sentimen pasar, membuat banyak pelaku usaha menahan ekspansi.
“Kondisi di AS tidak terlihat cerah, dan banyak bisnis kesulitan mengambil keputusan strategis,” ujarnya.
Di sisi lain, beberapa negara Eropa seperti Jerman menunjukkan respons kebijakan fiskal yang konstruktif, terutama dalam pengeluaran untuk pertahanan dan infrastruktur. Meski demikian, secara umum, S&P memperkirakan laju pertumbuhan global akan tetap lemah di 2025.
Untuk Tiongkok, S&P memperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 3,5% tahun ini, di tengah perlambatan ekspor dan stimulus moneter yang mulai digulirkan oleh PBOC. Wood menekankan bahwa meskipun ada pemangkasan suku bunga, langkah-langkah ini diperkirakan tidak cukup untuk membalikkan tren pelemahan ekspor secara signifikan.





























