Cerita eFishery Sukses Memikat SoftBank Jepang
Redaksi
17 April 2025 08:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - eFishery pernah menjadi salah satu bagian dari kisah sukses startup Indonesia yang mendunia. Perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di sektor akuakultur ini tidak hanya memikat perhatian investor lokal, tapi juga raksasa global seperti SoftBank dari Jepang, bahkan Temasek dari Singapura, hingga Sequoia India (kini Peak XV).
Namun, di balik pencapaian itu, terbentang kisah manipulasi angka dan ilusi pertumbuhan yang kini menyeret sang pendiri, Gibran Huzaifah, ke dalam skandal besar.
Perjalanan pendanaan eFishery dimulai dari penggalangan awal senilai US$750.000 dari Aqua-Spark sebuah perusahaan investasi berbasis di Belanda yang mengkhususkan diri dalam akuakultur berkelanjutan pada 2015.
Namun, saat keuangan perusahaan makin menipis dan peluang investor baru sulit didapat, Gibran mengambil langkah ekstrem. Ia menyusun dua versi laporan keuangan: satu asli untuk tim internal, dan satu lagi yang telah digelembungkan untuk para investor.
"Kompas moral saya cukup matematis — jika dampak yang bisa saya ciptakan lebih besar dari risiko yang mungkin terjadi, maka saya pikir itu masih positif," katanya, mengacu pada eksperimen etis di mana satu nyawa dikorbankan demi menyelamatkan lima lainnya.
































