"Kawasan-kawasan industri di Indonesia sudah dikelola cukup baik, cukup baik dan kita sudah mempunyai 150-an lebih kawasan industri di Indonesia," kata Agus.
"Itu semua nanti, dalam waktu dekat akan kita tuangkan di dalam sebuah MoU antara pihak Arab Saudi dengan Indonesia. Kita harapkan bisa dilaksanakan sesegera mungkin."
Baru Rp55 Triliun
Agus mengatakan, rencana kerja sama tersebut juga dilakukan lantaran transaksi perdagangan antarkedua negara saat ini baru mencapai US$3,3 miliar (sekira Rp55,57 triliun).
Agus berharap rencana ini mampu meningkatkan nilai dagang kedua negara, meski tak memerinci lebih jauh berapa target nilai dagang yang dimaksud tersebut.
"Saya kira room to grow-nya begitu besar, saya tidak bicara soal surplus atau defisit, karena memang faktanya kita defisit," tuturnya.
"MoU nantinya tidak akan terlalu luas, tidak akan terlalu lebar. Tapi akan kita pin point, akan kita detailkan 2 atau 3 proyek yang memang low hanging fruit, yang memang quick win, yang menjadi basic atau common interest dari Arab Saudi dan Indonesia."
(ain)




























