Logo Bloomberg Technoz

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG mencatat penurunan terdalam nomor satu di Asia dan juga ASEAN pada pagi hari ini, Selasa 8 April.

Koreksi tajam IHSG terjadi di tengah sentimen kegelisahan pasar di mana perang dagang akan menekan pertumbuhan ekonomi global. Dan belum ada tanda pembalikan ke arah positif.

Seperti yang diwartakan Bloomberg News, Presiden AS Donald Trump mempertegas sikapnya setelah kebijakan tarif tinggi memicu balasan dari China. Kegelisahan utama pasar adalah apabila tidak ada langkah untuk meredakan ketegangan, maka perekonomian global berisiko jatuh ke jurang resesi.

Analis Phintraco Sekuritas memaparkan, IHSG terbentuk falling window yang signifikan pasca uji minor gap area 6.515. Break low psikologis 6000 memvalidasi pelemahan lanjutan. 

“Waspadai uji critical support 5.800,” mengutip riset Phintraco Sekuritas, Selasa. Dengan Support kedua berpotensi ke 5.600.

IHSG didorong oleh kejatuhan harga saham kapitalisasi besar seperti saham BBRI, BBCA, dan BMRI mencapai belasan persen dan jadi pemberat 91 poin bagi IHSG.

(fad/wep)

No more pages