Rencana OPEC+ untuk mulai menghidupkan kembali produksi minyak pada April telah menambah tekanan bearish.
Waktu penerapan tarif pada awal April bertepatan dengan tanggal di mana Trump diperkirakan akan mengumumkan rencana pembelakuan tarif resiprokal terhadap negara-negara di seluruh dunia.
Kanada mengatakan tidak akan membatalkan tarif pembalasannya jika pemerintah AS tetap memberlakukan pungutan apa pun.
Kapal-kapal tanker yang membawa bahan bakar dari Kanada dengan tujuan AS mulai dialihkan ke Eropa sebelum penundaan tersebut dikeluarkan. Akibatnya, harga minyak mentah Kanada naik tajam. AS adalah konsumen utama minyak dari negara tetangganya di utara itu.
Secara terpisah, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan AS tidak akan ragu-ragu untuk memberikan sanksi-sanksi "sepenuhnya" pada energi Rusia jika tindakan tersebut membantu tercapainya gencatan senjata dalam perang Ukraina. Ia menyampaikan pernyataan ini di hadapan para audiens Economic Club of New York pada Kamis (6/3/2025).
Harga:
- WTI untuk pengiriman April turun 0,3% menjadi US$66,14 per barel pada pukul 8.35 pagi di Singapura.
- Brent untuk pengiriman Mei ditutup 0,2% lebih tinggi menjadi US$69,46 per barel pada Kamis.
(bbn)































