Menteri Kesehatan Kongo, Roger Kamba, mengatakan bahwa negara yang luasnya setara gabungan negara bagian Alaska dan Texas di AS ini sangat membutuhkan pendanaan untuk memperkuat sistem kesehatannya.
Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) selama ini menjadi salah satu donor terbesar dalam upaya Kongo memerangi berbagai penyakit, termasuk malaria dan HIV. Untuk penanganan mpox saja, USAID telah mengalokasikan dana sebesar 16 juta dolar AS, ungkap Kamba.
"Sistem kesehatan kami sangat bergantung pada bantuan eksternal," katanya dalam wawancara Kamis (27/02/2025). "Jadi ketika pendanaan tiba-tiba dihentikan, dampaknya sangat signifikan."
Perang yang saat ini berkecamuk di bagian timur Kongo, tempat tinggal jutaan orang, semakin meningkatkan risiko penyebaran penyakit seperti mpox, campak, dan kolera.
Meningkatnya kasus mpox, lemahnya sistem kesehatan Kongo, serta kemunculan strain baru yang berpotensi lebih menular mendorong Africa CDC untuk memperpanjang status darurat kesehatan masyarakat di tingkat benua terhadap penyakit ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memutuskan untuk mempertahankan peringatan tertinggi terhadap wabah mpox pada Kamis lalu.
(bbn)


























