"Kami merasa gugatan pemakzulan ini secara konstitusional tidak memenuhi syarat," kata Israelito Torreon, salah satu pengacara pendukung Duterte kepada wartawan, Selasa, seraya menambahkan bahwa gugatan tersebut tidak mempertimbangkan tiga permohonan yang diajukan sebelumnya.
Seorang anggota DPR, yang akan bertindak sebagai jaksa penuntut dalam persidangan pemakzulan Duterte, sebelumnya mengatakan bahwa tindakan yang diambil oleh majelis tersebut "konstitusional."
Torreon merupakan kuasa hukum pendeta Apollo Quiboloy yang kini ditahan, juga sekutu mantan presiden Rodrigo Duterte. Pengacara Martin Delgra, yang merupakan pejabat transportasi selama pemerintahan Duterte, juga termasuk di antara para pemohon.
Permohonan lain diajukan pekan lalu, meminta pengadilan memerintahkan Senat untuk bersidang sebagai pengadilan pemakzulan dan mengadakan persidangan terhadap Duterte selama jeda sebelum pemilihan sela Mei mendatang.
(bbn)






























