Koreksi ini datang setelah harga emas melaju kencang sampai berada di atas US$ 2.900/troy ons. Setelah itu, investor rasanya mulai ‘gatal’ mencairkan cuan.
Aksi jual memang sulit terhindarkan. Investor memasang mode profit taking karena keuntungan yang didapat memang bisa lumayan besar.
Dalam sepekan terakhir, harga emas dunia masih membukukan kenaikan 2,1% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga melesat 8,72%.
Jika memegang emas sejak awal 2025, maka keuntungan yang bisa didapat pun cukup tinggi. Secara year-to-date, harga emas meroket 10,52%.
(aji)
No more pages































