Logo Bloomberg Technoz

Ia membawa gaya khasnya yang blak-blakan untuk mengkritik regulator dan sesama bankir, mempelopori gerakan penyelamatan untuk First Republic Bank dan akhirnya turun tangan untuk membeli bank itu minggu lalu ketika upaya itu tidak cukup.

“Kita harus menyelesaikan krisis bank,” kata Dimon. "Apapun, baik itu FDIC [lembaga penjamin simpanan AS], OCC [lembaga pengawas mata uang AS], The Fed [bank sentral AS] - apapun yang perlu dilakukan untuk membuat keadaan lebih baik harus dilakukan."

Empat perusahaan regional telah runtuh di tengah kenaikan suku bunga The Fed yang tajam dan arus keluar deposito. Pembelian First Republic oleh JPMorgan tidak banyak membantu meredakan kekhawatiran investor tentang kekuatan industri ini, Indeks Perbankan Regional KBW telah turun 13% sejak kesepakatan itu diumumkan.

First Republic Bank (Sumber: Bloomberg)

Dimon mengatakan bahwa bank-bank seharusnya didorong untuk melihat potensi jebakan yang lebih luas ketimbang stress test tahunan rutin yang menghasilkan "rasa aman palsu.”

The Fed sendiri tidak memprediksi suku bunga meningkat sebelum mulai menaikkannya dan kemudian terkejut ketika bank juga salah langkah, menurut Dimon.

Dimon mengatakan regulator perlu menangani situasi keuangan bank-bank kecil dengan lebih baik, agar tidak terus-menerus terkejut.

Sementara ini, kesalahan selalu dibebankan kepada CEO bank dan dewan direksi. Namun, menurut Dimon ada sedikit andil regulator dalam hal ini.

“Saya pikir perlu ada kerendahan hati dari pihak regulator,” kata Dimon. “Mereka harus melihat dan berkata, 'Oke, kami sedikit menjadi bagian dari masalah' ketimbang hanya menunjuk jari.”

Ia mengatakan bahwa kini, terlepas dari pergolakan, bank-bank di daerah AS sudah cukup kuat, dan ia berharap mudah-mudahan saat ini telah mendekati akhir dari masalah tersebut.

Dimon pun satu suara dengan para pelaku pasar yang mempertanyakan perilaku beberapa short-seller. Ia mengatakan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) harus melihat aktivitas semacam itu dan setiap taktik "tidak bermoral" di pasar.

Securities and Exchange Commission (SEC) AS (Sumber: Bloomberg)

Dimon mengakui bahwa penilaiannya itu bertentangan dengan para stafnya, yang memberi tahu bahwa analisis penjualan short mereka menunjukkan bahwa aktivitas semacam itu tidak dapat disalahkan atas penurunan harga saham bank regional. Ia juga mengatakan tidak ada bukti nyata dari short-selling yang meluas di saham bank-bank kecil.

Namun, ia berkata, “Jika orang-orang berkolusi atau mereka akan melakukan short dan membuat tweet tentang sebuah bank, maka mereka harus mengejarnya, dan dengan penuh semangat,” kata Dimon. “Mereka harus dihukum semaksimal mungkin sebagaimana yang berlaku.” 

Dimon juag sempat menyinggung tentang persiapan perusahaannya untuk potensi gagal bayar AS serta penilaiannya terhadap keadaan hubungan AS-China. Ia juga memberikan peringatan serius tentang kemungkinan kerugian pinjaman real estate komersial yang akan menyebabkan lebih banyak kegagalan bank regional.

“Ini mungkin membuat beberapa bank bangkrut, itu hal yang normal,” kata Dimon.

(bbn)

No more pages