Logo Bloomberg Technoz

IHSG Berpotensi Menguat di Tengah Perang Dagang Jilid II AS-China

Muhammad Julian Fadli
05 February 2025 08:35

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman. melihat papan perdagangan IHSG. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman. melihat papan perdagangan IHSG. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Rabu 5 Februari 2025, berpotensi menguat dan melaju di zona hijau di tengah babak baru perang dagang AS-China. Banyak Analis meyakini kebijakan tarif merupakan salah satu alat negosiasi yang digunakan oleh Pemerintah AS.

Pada perdagangan saham kemarin, Selasa (4/2/2025), IHSG ditutup di zona hijau dengan mencatatkan penguatan 43,4 poin, dan 0,62% hingga menutup perdagangan di posisi 7.073.

Analisis Teknikal IHSG Rabu 5 Februari 2025 (Riset Bloomberg Technoz)

Secara teknikal IHSG berpotensi menguat hari ini, dengan menuju area resistance potensialnya pada trendline garis biru pada level 7.100 dan berpotensi ke 7.140 yang merupakan level baru yang juga mengkonfirmasi dalam trend rebound dalam jangka pendek.


Bersamaan dengan itu, IHSG memiliki support kuat pada level 7.000 yang jadi penopang apabila pelemahan kembali terjadi, serta support selanjutnya 6.980 dalam time frame daily.

Sentimen pada perdagangan hari ini utamanya datang dari global. Amerika Serikat telah mengenakan tarif 10% untuk semua barang China. Hal ini menjadi awal perang dagang baru dengan Beijing.