Logo Bloomberg Technoz

Melihat kebutuhan anggaran sebesar itu, Prabowo juga tak khawatir sebab dirinya mendapatkan laporan dari Sri Mulyani bahwa praktik efisiensi yang dirinya tekankan membuahkan hasil.

“Kita akan mulai puluhan proyek-proyek besar tahun ini juga dengan kekuatan bangsa Indonesia sendiri,” ungkap Prabowo.

Salah satu langkah efisiensi yang dilakukan Prabowo yakni pembatasan perjalanan dinas yang tak penting. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sendiri telah melaporkan bahwa upaya tersebut berhasil menghemat anggaran mencapai Rp3,6 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran (DJA) Kemenkeu, Isa Rachmatarwata mengatakan penghematan itu tidak hanya didapatkan melalui perjalanan dinas, tetapi melainkan komponen lainnya seperti penghematan anggaran rapat kerja.

"Dari catatan di perbendaharaan, sejauh ini kita menghemat Rp3,6 triliun, dari perintah yang diberikan sekitar Oktober, setelah beliau [Prabowo] menjabat presiden, kemudian di November diulang lagi dan itu kita lakukan penghematan, itu Rp3,6 triliun," ujar Isa Rachmatarwata dalam Konferensi Pers APBN 2024, Senin (6/1/2025).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerbitkan surat edaran Nomor S-1023/MK.02/2024 tertanggal 7 November 2024 yang ditujukan kepada para menteri Kabinet Merah Putih, Jaksa Agung RI, Kepala Kepolisian RI, para Kepala Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, dan Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara.

Isi surat tersebut meminta agar Kementerian/Lembaga melakukan efisiensi Belanja Perjalanan Dinas tahun anggaran 2024 menyusul tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet tanggal 23 Oktober 2024 dan tanggal 6 November 2024.

(azr/lav)

No more pages