Logo Bloomberg Technoz

Langkah Nyata Indonesia Tak Mau Tergantung MasterCard dan Visa

Hidayat Setiaji
08 May 2023 16:30

Seorang pelanggan menggunakan kartu kredit HSBC Holdings Plc Visa Inc. untuk melakukan pembayaran nirsentuh, menggunakan perangkat pembayaran Verifone Systems Inc. di sebuah restoran, London, Inggris, pada Jumat, 22 Mei 2015. (Simon Dawson/Bloomberg)
Seorang pelanggan menggunakan kartu kredit HSBC Holdings Plc Visa Inc. untuk melakukan pembayaran nirsentuh, menggunakan perangkat pembayaran Verifone Systems Inc. di sebuah restoran, London, Inggris, pada Jumat, 22 Mei 2015. (Simon Dawson/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Hari ini, Bank Indonesia (BI) meluncurkan Kartu Kredit Pemerintah (KKP). Sesuai namanya, penggunaan kartu kredit ini masih dibatasi untuk kebutuhan pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Perry Warjiyo, Gubernur BI, menegaskan penggunaan KKP akan mendatangkan efisiensi bagi pemerintah. Sebab, tidak ada pengenaan biaya transaksi.

"Nggak ada biaya bagi pemerintahan. Biaya transaksi dan lain-lain itu nggak ada," tegasnya di Jakarta, Senin (8/5/2023).

KKP adalah contoh baru penggunaan sistem pembayaran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), yang menghubungkan transaksi non-tunai dengan instrumen perbankan. GPN dirilis pada 2017 untuk kartu debet.

GPN adalah jawaban Indonesia untuk ketergantungan terhadap dua raksasa sistem pembayaran dunia, Visa dan MasterCard.