Logo Bloomberg Technoz

Filipina Undur Jadwal Penyidikan Sara Duterte Ancam Bunuh Marcos

News
29 November 2024 11:10

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. (Bloomberg)
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. (Bloomberg)

Cliff Venzon - Bloomberg News

Bloomberg, Pihak berwenang Filipina menunda penyelidikan Wakil Presiden Sara Duterte untuk menjelaskan ancamannya bahwa ia akan membunuh Presiden Ferdinand Marcos Jr jika ia dibunuh.

Duterte dijadwalkan untuk hadir di Biro Investigasi Nasional (NBI) hari ini, tetapi Direktur NBI Jaime Santiago mengatakan bahwa sidang dengar pendapat akan dijadwalkan pada 11 Desember. Penundaan tersebut atas permintaan Duterte.

"Kami sedang menyelidiki klip video yang mengancam presiden dan ibu negara," kata Santiago, seraya menambahkan bahwa wakil presiden tidak kebal terhadap tindakan hukum.

Ia menyatakan pihak berwenang juga menanggapi dengan serius klaim Duterte bahwa dia mendapat ancaman.

Bloomberg Billionaires Index Indonesia