Logo Bloomberg Technoz

Pasar Kripto Waspada Jelang Rilis Bunga Fed, BTC Drop ke Rp1,08M

Referensi
11 June 2024 18:40

Bitcoin. (Dok: Bloomberg)
Bitcoin. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar global berada dalam periode menegangkan menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve dan angka-angka inflasi AS. Para investor Bitcoin memiliki alasan untuk waspada terhadap potensi volatilitas.

Bitcoin mencatatkan angka berkisar di US$68.000-US$69.000, dengan relatif melemah jelang rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS), seperti Indeks Harga Konsumen (CPI) dan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Menurut Riset Analis Ajaib Kripto, Panji Yudha, volatilitas pasar kripto berpotensi meningkat ketika kedua data tersebut rilis.

Berdasarkan jadwal hasil FMOC akan berlangsung pada Kamis (13/6/2024) waktu Indonesia, pukul 1 dini hari. Sedangkan rilis CPI terjadi pada Rabu (12/6/2024) waktu Indonesia pukul 7.30 malam hari.

Mode waspada tergambar dalam korelasi matriks sepanjang 30 hari (30-day correlation) antara Bitcoin dengan imbal hasil yield obligasi atau Treasury 10 tahun AS. Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, matriks ini berada di angka minus 53, salah satu angka paling negatif dalam data yang dikumpulkan oleh Bloomberg sejak tahun 2010.

Metrik ini menunjukkan bahwa aset digital terbesar Bitcoin bergerak berlawanan arah dengan imbal hasil obligasi acuan ke tingkat anomali.