Logo Bloomberg Technoz

UNRWA melayani sekitar 2 juta warga Palestina di Yordania, Lebanon, Suriah, Jalur Gaza, dan Tepi Barat, dan telah menjadi saluran utama untuk bantuan di Gaza sejak Israel meluncurkan serangan militer di sana. Diperkirakan 32.000 warga Palestina telah meninggal, termasuk hampir 200 staf UNRWA, atas serangan tersebut.

Peninjauan tersebut menemukan bahwa Hamas melakukan delapan pelanggaran terhadap fasilitas UNRWA pada 2022. Laporan tersebut menunjukkan bahwa badan ini “tidak memiliki kapasitas atau kompetensi kepolisian, militer, atau investigasi yang lebih luas untuk mendeteksi pelanggaran semacam itu.” 

Laporan tersebut merekomendasikan agar PBB memperkuat kolaborasi dengan negara-negara termasuk Israel untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas.

Setelah laporan tersebut dirilis, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Oren Marmorstein, mengatakan dalam sebuah posting di X bahwa “ini bukan apa yang disebut sebagai tinjauan yang nyata dan menyeluruh. Ini terlihat seperti upaya untuk menghindari masalah dan tidak menghadapinya secara langsung.”

Juru bicara Stéphane Dujarric dalam sebuah pernyataan pada Senin mengatakan sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyambut temuan tersebut dan menugaskan UNRWA untuk menyusun rencana guna menangani rekomendasi yang disertakan dalam laporan tersebut. Dia mengatakan bahwa UNRWA adalah “garis hidup” bagi warga Palestina di Gaza di tengah perang.

(bbn)

No more pages