Logo Bloomberg Technoz

Jepang Kerek Tarif Kereta untuk Turis hingga 70%, Jadi Rp8,3 Juta

News
04 October 2023 05:25

Kereta peluru Shinkansen di Jepang. (Shoko Takayasu/Bloomberg)
Kereta peluru Shinkansen di Jepang. (Shoko Takayasu/Bloomberg)

Bloomberg News -- Supriya Singh

Wisatawan di Jepang akan membayar lebih mahal untuk tiket kereta api setelah jaringan kereta JR (Japan Railway) menaikkan harga tiket untuk pertama kalinya dalam empat dekade. Rata-rata kenaikan bahkan berkisar hingga 70%. 

Kendati demikian, dengan kenaikan harga yang sebegitu tinggi, permintaan kemungkinan akan tetap kuat berkat posisi Yen yang lebih murah dan arus pengunjung yang datang.

Mulai awal bulan ini, tiket kereta yang menawarkan perjalanan tak terbatas selama 14 hari melintasi Jepang berharga ¥80,000 (US$534, setara Rp8,3 juta), naik dari sebelumnya ¥47,250. 

Grup JR yang terdiri dari enam operator kereta berpendapat tarif sebelumnya yang ditetapkan mesti ada penyesuaian. Sebab, harga yang lebih tinggi ini akan mengantarkan para penumpang kepada layanan yang lebih meluas ke wilayah utara. Jaringan JR mencakup lebih dari 19.000 kilometer (11.800 mil) di seluruh nusantara.