Logo Bloomberg Technoz

Siasat Barito Renewables Energy 'Hindari' Batas Minimal IPO 10%

Mis Fransiska Dewi
15 September 2023 13:00

Karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Batas minimal saham initial public offering (IPO) sempat menjadi ganjalan rencana IPO PT Pertamina Hulu Energy (PHE). Namun, ini tidak berlaku bagi PT Barito Renewables Energy yang tengah memulai proses perhelatan ini.

Barito Renewables Energy IPO menggunakan buku Maret 2023. Pada periode ini,ekuitas perusahaan tercatat US$474,29 juta atau setara sekitar Rp7 triliun.

Jumlah itu sudah cukup mewajibkan perusahaan melepas minimal 10% saham. Namun, berdasarkan prospektus, jumlah saham yang dilepas sebanyak 3,35% saham.

"Walaupun jumlah saham yang ditawarkan ke publik sebesar 3,35%, namun terdapat 9% pemegang saham lama yang dapat diklasifikasikan sebagai Saham Free Float," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, Jumat (15/9/2023).

Sehingga, usai IPO saham beredar di publik atau free float menjadi 12,05%. Ini telah memenuhi batas minimal 10%.