Logo Bloomberg Technoz

PLTU Picu Polusi Jakarta, Airlangga Tawarkan Dua Solusi

Dovana Hasiana
24 August 2023 15:25

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Dok. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Dok. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pemerintah menyatakan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)  bukan satu-satunya opsi yang tengah diupayakan untuk mengatasi dampak emisi generator berbasis batu bara terhadap polusi di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, selain pensiun dini PLTU batu bara, pendekatan lain yang digunakan untuk mengatasi masalah pembangkit tinggi emisi adalah teknologi.

Dalam hal ini, lanjutnya, terdapat teknologi boiler Ultra Super Critical (USC) yang akan digunakan oleh PLTU. Teknologi ini diklaim membuat emisi yang dihasilkan PLTU menjadi lebih rendah sehingga lebih ramah lingkungan.

“Kan ada rencana kita untuk dua pendekatan. Satu pendekatan teknologi, dua phase out PLTU tua, yang sudah beroperasi puluhan tahun,” ujar Airlangga usai acara peluncuran Digital Innovation Sustainable Economy Center (DISC), Kamis (24/8/2023).

Selain itu, Airlangga melanjutkan, terdapat program Just Energy Transition Partnership (JETP). Melalui program bernilai US$20 miliar tersebut, salah satu upaya pemerintah adalah mengganti PLTU dengan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).