“Hasil yang mengecewakan dari Kioxia kemungkinan akan memicu kekhawatiran bahwa laba perusahaan teknologi Jepang, bukan hanya rekan-rekan mereka di AS, tidak memenuhi ekspektasi,” kata Shoji Hirakawa, kepala strategi global di Tokai Tokyo Intelligence Lab.
Menyusul aksi jual besar-besaran pada saham teknologi AS, saham-saham terkait AI dan semikonduktor di Jepang juga kemungkinan akan mengalami tekanan jual, katanya.
Para investor kian gencar mengamati investasi di bidang kecerdasan buatan (AI) dalam beberapa pekan terakhir seiring dengan dilaporkannya laporan keuangan oleh raksasa teknologi global, termasuk Meta Platforms Inc., Alphabet Inc., dan Amazon.com Inc.
Setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada bulan Juni, indeks Nikkei telah turun hampir 13% hingga 30 Oktober, dengan Kioxia dan produsen kapasitor Taiyo Yuden masing-masing anjlok lebih dari 50%.
Dengan pasar Jepang yang tutup pada hari Selasa karena hari libur dan hasil pemilihan sela AS yang diperkirakan mulai diumumkan selama jam perdagangan Asia pada hari Rabu, para investor mungkin juga enggan mengambil risiko.
Berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa Partai Republik AS pimpinan Donald Trump akan kehilangan kendali atas setidaknya satu majelis di Kongres.
(bbn)
































