Selepas rumor itu beredar luas, saham BBCA balik menguat ke level Rp5.275 sampai penutupan perdagangan Rabu, (28/10/2026). Saat itu, investor asing memborong saham BBCA Rp1,17 triliun.
Corporate Secretary BBCA Rudy Budiardjo membantah rumor yang ramai soal merger dengan Bank DBS Indonesia tersebut.
“Sehubungan dengan informasi yang beredar terkait rumor merger BCA dengan anak perusahaan DBS, dengan ini kami sampaikan bawah informasi tersebut tidak benar,” kata Rudy lewat keterbukaan informasi, Jumat (30/10/2026).
Rudy mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi terkait perusahaan dari sumber-sumber resmi.
“BCA senantiasa beroperasi berdasarkan prinsip kehati-hatian, berintegritas, dan sesuai regulasi yang berlaku,” kata dia.
(naw)
No more pages



























